Borussia Monchengladbach tinggal berjarak sejengkal lagi dari tiket otomatis ke babak gurp Liga Champions 2015/16 seiring kemenangan krusial 3-0 melawan Bayer Leverkusen akhir pekan lalu.

Sebelum laga ini, Gladbach di urutan ketiga hanya memimpin 2 poin di atas Leverkusen, namun tambahan nilai penuh membuat Die Fohlen sekarang unggul 5 angka. Dengan dua spieltag tersisa, pasukan Lucien Favre hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci posisi di tiga besar klasemen.

Peran besar winger Patrick Herrmann tak bisa dikesampingkan dari sukses Gladbach, yang sesungguhnya punya rekor buruk kala menjamu Leverkusen. Sebelum ini Gladbach tidak pernah mampu menang dalam 22 partai kandang kontra Die Werkself, torehan negatif yang membentang selama 26 tahun terakhir.

Edisi ini merupakan kampanye terbaik Herrmann sejak promosi ke skuat utama Gladbach pada 2010, dan kegemilangannya semakin ditegaskan dengan torehan sebuah gol dan assist dalam pertandingan vital ini.

Kedua kubu sama-sama memasuki laga dengan kondisi moril tinggi dan mengusung rekor tak terkalahkan masing-masing di liga. Gladbach tak pernah tunduk dalam 11 partai, sementara unbeaten streak Leverkusen berada di angka 10.

Permainan berjalan seimbang dan menarik sedari kick-off, namun kebuntuan gagal terpecahkan selama paruh pertama. Dua tembakan Herrmann mentah di hadapan kiper Bernd Leno, tetapi ia akhirnya memberikan kontribusi penting untuk memecahkan kebuntuan lima menit pascaistirahat.

Dari skema serangan balik, sayap kanan berusia 24 tahun ini melepaskan umpan silang mendatar untuk dikonversi oleh Max Kruse.

Kemenangan secara virtual aman dalam pelukan Gladbach ketika Herrmann menggandakan skor sembilan menit sebelum waktu normal usai. Tendangan keras Christoph Kramer ditepis Leno, namun Herrmann langsung menghantam bola dari sudut sempit.

Gol itu seakan menjadi ganjaran setimpal untuk si nomor 7, yang menghasilkan ancaman konstan untuk pertahanan Die Werkself. Bersama Kruse, yang telah dipastikan akan hijrah ke VfL Wolfsburg musim depan, Herrmann kini menjadi topskor Gladbach musim ini dengan koleksi 11 gol. Ibrahima Traore lantas menyegel skor akhir 3-0 berkat golnya di menit 88.

“Jelas keadaan tampak berjalan sangat baik untuk saya melawan Leverkusen. Begitulah keadaannya sekali lagi hari ini. Tentu saya gembira dapat mencetak satu gol lagi menghadapi mereka,” ujar Herrmann selepas pertandingan.

Menambah deret tak terkalahkan jadi 12 pertandingan, Gladbach saat ini adalah pemilik rekor unbeaten terpanjang di Bundesliga dan mereka juga merupakan klub berperforma terbaik pada Ruckrunde alias paruh kedua musim.

Nilai 63 yang telah mereka kumpulkan sejauh ini menjadi rekor perolehan poin terbanyak klub dalam semusim sejak kemenangan dihargai dengan tiga angka. Selain nyaris pasti lolos ke babak grup UCL, mulai muncul harapan bagi Gladbach untuk menuntaskan musim di peringkat kedua mengingat mereka hanya terpaut dua poin di belakang Wolfsburg.

“Fans boleh berharap akan hal itu, tapi kami hanya harus mengambil yang telah kami dapatkan sejauh ini dan merasa senang dengan hal tersebut. Hari ini adalah kerja keras. Saya tak melihat peringkat kedua sebagai target kami. Kalau kami finis ketiga, maka kami sudah melampaui ekspektasi terbaik kami,” tandas Herrmann.