Lima Hal Menarik Dari Buku Terbaru Sir Alex Ferguson | Portalgoal.com
PORTALGOAL Soccer News
Minggu, 19 November 2017
Berita Bola Terbaru dan Terkini
buku sir alex ferguson 2015

Lima Hal Menarik Dari Buku Terbaru Sir Alex Ferguson

Berita Bola, Portalgoal – Sudah Tiga tahun berlalu sejak Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun dari jabatannya sebagai manajer Manchester United, di usianya yang sudah menginjak 73 tahun ini ia baru saja merilis buku terbarunya yang berjudul “Leading.”

Tidak seperti “My Autobiography” yang menjadi buku otobiografi terlaris di Inggris Raya pada Oktober 2013, bukunya kali ini yang ia tulis bersama Michael Moritz lebih banyak membicarakan bisnis dan manajemen yang bisa dibaca oleh orang-orang yang bahkan tidak tertarik dengan sepakbola.

Ada beberapa kisah menarik yang bisa kita dapatkan dari buku terbarunya tersebut, Penasaran apa saja?  Berikut portalgoal akan coba sajikan Lima Hal Menarik Dari Buku Terbaru Sir Alex Ferguson yang berjudul “Leading”.

1. Ferguson adalah seorang workaholic dan diktator

Ferguson sudah terkenal sebagai sosok yang senang bekerja secara berlebihan atau workaholic, dedikasinya terhadap pekerjaan sampai-sampai sangat detail.

“Kita akan mendapatan suatu hari yang normal dengan kehadirannya di lapangan latihan pada pukul 7 pagi sampai pukul 9; pada Hari Rabu, waktu selesainya akan lebih lambat karena ia bisa saja bersama tim utama untuk sebuah pertandingan, menonton tim cadangan (reserve), atau memantau pemain (scouting).

Ia juga selalu enggan untuk berlibur; kontrak memperbolehkannya cuti lima pekan selama setahun, tapi tidak sampai ia berusia 50 tahun ketika ia hanya baru mengambil tiga (pekan cuti) di antaranya,” seperti yang ditulis di The Telegraph.

Selain workaholic, ia juga mengakui bahwa ia adalah seorang diktator dengan tidak memungkiri mengenai pendekatan kepelatihannya yang otoriter di United. “Saya  selalu berhati-hati agar kontrol saya tidak direbut orang lain,” tulisnya. “Itulah kenapa saya menjual beberapa pemain yang mencoba mengambil alih kontrol dari saya… siapapun tanpa terkecuali.”

Memang di bukunya tersebut tidak ada nama yang disebutkan, tapi akan sangat sulit membaca kalimat di atas tanpa membayangkan wajah Roy Keane, David Beckham, atau Ruud van Nistelrooy.

2. Tidak ada pemain yang gajinya lebih besar daripada Ferguson

Dalam satu bagian di bukunya, Fergie mengungkapkan kejengkelannya dengan para direktur Manchester United atas kesepakatan baru yang diusulkan untuk Wayne Rooney ketika ia tergoda untuk pindah ke Manchester City.

Bagian tersebut menjelaskan bahwa pemain sebaiknya tidak boleh mendapatkan gaji yang lebih besar daripada dia.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya tidak berpikir itu adil bahwa Rooney harus mendapatkan dua kali dari yang saya dapatkan dan [joint-chairman] Joel Glazer segera berkata: ‘Saya setuju dengan Anda, tapi apa yang harus kita lakukan?’ Itu sederhana. Kita hanya perlu sepakat bahwa tidak ada pemain yang dibayar lebih dari saya.”

“Akhirnya kami sepakat dalam waktu kurang dari yang dibutuhkan untuk membaca kalimat sebelumnya (maksudnya: kesepakatan didapatkan secara cepat sekali).”

3. Ferguson hampir melatih Inter

Ketika ia masih menjadi manajer Aberdeen pada tahun 1980-an, Ferguson sempat melakukan interviu dengan Wolverhampton dan juga FC Barcelona. Namun, ada yang lebih mengejutkan lagi.

“Menjelang akhir karier saya, saya sempat bertemu dengan wakil dari Massimo Moratti, pemilik Inter Milan,” katanya.

“Itu sempat berjalan lancar sampai-sampai dia menunjukkan kepada saya daftar pemain yang mereka ingin beli dan jual. Namun sejujurnya saya tidak akan pernah bisa membujuk (istrinya) Cathy untuk pindah ke Italia.”

Andai saja ia pindah ke Italia, mungkin sejarah Manchester United akan berubah total dari yang kita ketahui sekarang.

4. Ia hanya punya empat pemain kelas dunia

Di bukunya tersebut, Ferguson mengatakan bahwa “Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik yang pernah bekerja bersamanya di Old Trafford”, menurut The Daily Mail. Tapi, ia juga mengatakan bahwa hanya Eric Cantona, Ryan Giggs, dan Paul Scholes yang selevel dengan Ronaldo.

“Jika Anda membaca berita atau mendengar komentator di televisi, sepertinya mereka terlalu mengumbar istilah pesepakbola ‘world-class‘,” tulis Ferguson. “Saya tidak bermaksud untuk menjelekkan atau mengkritik beberapa pemain sepakbola terbaik yang pernah bermain untuk saya sepanjang 26 tahun karier saya di United, tapi hanya ada empat pemain yang berstatus ‘world-class’: Cantona, Giggs, Ronaldo, dan Scholes.”

Ia memang memuji gairah dan kualitas dari pemain-pemain lain seperti Bryan Robson, Roy Keane, dan Steve Bruce, tapi ia juga mengatakan bahwa mereka semua tidak seberbakat empat pemain kelas dunia tersebut.

5. Dia tidak menyukai (beberapa) agen

Ketika Ferguson memuji Jorge Mendes karena (menurutnya) selalu bertindak untuk kepentingan terbaik bagi kliennya, ada kata-kata keras untuk Kia Joorabchian (“Saya selalu merasa dia merekayasa langkah lain untuk Carlos Tevez”) dan Mino Raiola, yang merupakan agen dari Paul Pogba yang akhirnya pindah ke Juventus FC.

“Ada satu atau dua agen sepakbola yang saya tidak suka, dan Mino Raiola adalah salah satunya. Dia dan saya seperti minyak dan air. Saya tidak mempercayainya dari pertama saat saya bertemu dengannya.”

Baca Juga:

– Terungkap, Ini Alasan Sir Alex Ferguson Pensiun Dari Dunia Sepak Bola

– Ferguson Dukung Giggs Jadi Penerus Van Gaal di MU

– Ferguson: Mustahil Saya Latih Timnas Inggris

– Beckham Sebut Ferguson Rindu Bentak Wasit