Aldridge Kritik Kebijakan Transfer Liverpool - portalgoal.com
PORTALGOAL Soccer News
Senin, 24 September 2018
Berita Bola Terbaru dan Terkini
Aldridge Kritik Kebijakan Transfer Liverpool

Aldridge Kritik Kebijakan Transfer Liverpool

Mantan penyerang Liverpool, John Aldridge, mengatakan bahwa kegagalan The Reds berprestasi selama 25 musim terakhir di EPL merupakan imbas dari kebijakan transfer klub yang jelek.

Liverpool terakhir kali menjadi juara pada tahun 1990 silam. Musim lalu, Liverpool mampu bersaing untuk memperebutkan gelar juara Premier League. Namun pada akhirnya mereka hanya bisa menempati peringkat kedua klasemen karena disalip oleh Manchester City.

Aldridge pun menilai bahwa kebijakan transfer yang buruklah yang menjadi penyebab merosotnya prestasi Liverpool selama ini.

“Mudah untuk menodongkan jari pada sejumlah individu (yang kualitasnya pas-pasan). Jika melihat pada berbagai contoh dari pengelolaan manajemen yang buruk, di klub ini, hal itu sudah berlangsung selama 25 tahun terakhir. Namun bagi saya, alasan utama matinya prestasi Liverpool ada satu: rekrutmen pemain yang buruk,” ketus Aldridge pada Liverpool Echo.

“Ini adalah topik yang panas saat ini. Jujur saja, hal itu selalu yang menjadi masalahnya. Namun di mata saya, itulah satu-satunya alasan Liverpool terjatuh dari singgasananya, dan juga menjadi alasan utama mengapa mereka tak bisa kembali ke posisi tersebut. Pikirkan saja; berapa banyak pemain yang telah kita rekrut sejak terakhir kali menjadi juara? Saya beritahukan kepada Anda, ada 185 pemain. Berapa pemain yang bisa sukses? Tak banyak. 50 mungkin? Di sisi lain, berapa banyak pemain yang gagal? Saya perkirakan, setidaknya ada sekitar 100 pemain. Seratus pemain ditransfer ke klub ini dalam seperempat abad terakhir, dan mereka adalah tipe pemain yang bahkan tak akan bisa masuk tim cadangan di tim kita di era tahun 1970an dan 80an. Hal itu mengatakan segalanya. Siapapun manajernya, siapapun yang bertugas merekrut pemain. Kita hanya tak bisa membeli pemain dengan cukup baik dan hal itu merugikan kita,” katanya.